
Cerita Kampoeng Tepepa


Di sinilah tempat cerita kita berawal. Jauh sebelum menjadi agenda akbar seperti sekarang, Kampoeng Tepepa pertama kali diinisiasi pada tahun 2015 dengan sebuah mimpi sederhana: mempertemukan kembali para rimbawan dan jiwa-jiwa petualang di bawah satu langit.


2015
Berawal dari sebuah gagasan kecil di kalangan keluarga besar alumni Teknik Pembangunan Pencinta Alam (TEPEPA) SMK Negeri 26 Pembangunan Jakarta, acara ini dirancang bukan sekadar berkemah biasa. Ini adalah ruang rindu untuk bernostalgia, berbagi cerita rimba, dan mengenang kembali tempaan keras serta indahnya kebersamaan di alam bebas. Di tengah suasana alam yang akrab, para alumni dapat kembali menjalin silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan mengenalkan nilai-nilai yang pernah membentuk perjalanan mereka. Setiap tenda, perjalanan, dan obrolan di sekitar api unggun menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali kenangan sekaligus menciptakan cerita baru bersama. Lebih dari sekadar berkumpul, acara ini menjadi perayaan semangat TEPEPA yang terus tumbuh dari generasi ke generasi—semangat untuk saling menjaga, mencintai alam, dan melangkah bersama dalam persaudaraan.


Meski zaman berganti dan rute penjelajahan semakin luas, semangat dasar kita tidak pernah berubah. Kampoeng Tepepa telah menjadi rumah kedua—tempat anak-anak kita mengenal alam, para senior membagikan kebijaksanaan, dan setiap alumni menemukan kembali bara semangat kepedulian lingkungan yang dulu disemai di bangku sekolah. Di sini, setiap perjalanan menghadirkan pengalaman dan pelajaran baru: kita belajar bekerja sama, saling menjaga, serta menghargai kekayaan alam di sekitar kita. Kisah-kisah yang tercipta di sepanjang jalur pendakian dan di tengah kebersamaan terus mengikat generasi demi generasi. Dari satu kegiatan ke kegiatan berikutnya, nilai kepedulian, persaudaraan, dan kecintaan terhadap lingkungan tetap tumbuh, menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh sekaligus menjaga warisan yang berharga ini bagi masa depan.


Apa yang berawal dari lingkaran api unggun sederhana kini telah bertumbuh menjadi gerakan kebersamaan yang melibatkan ratusan keluarga dan lintas angkatan.
Kini, setelah satu dekade lebih perjalanan penuh makna, kita bersiap menyambut babak baru yang lebih megah di Kampoeng Tepepa 10 (KTX). Skala boleh lebih besar, tenda-tenda boleh semakin banyak, tetapi kehangatan persaudaraan dan aroma khas kopi rimba akan tetap sama seperti di tahun 2015.
Jadi Bagian dari Cerita Selanjutnya
Merasakan kembali kehangatan malam di bawah naungan pohon pinus dan gelak tawa bersama keluarga besar TEPEPA adalah momen yang tidak boleh dilewatkan. Mari ukir kenangan baru bersama kami.




